Obituari Jules Bianchi

F1


Pendatang baru membuat hasil yang mengesankan pada debutnya di Formula Renault 2.0 Prancis. Jules Bianchi yang dua kali naik podium di sirkuit Nogaro. Jules Bianchi menjadi yang kedua di balapan pertama dan ketiga di balapan kedua. Sebuah prestasi yang mengesankan dari seorang pemuda berusia 17 tahun.

27-28 Oktober 2007

Pada balapan pertama di Sirkuit Catalunya, kejuaraan dimenangkan oleh Jules Bianchi, sementara mereka juga menjadikan mereka juara umum Formula Renault 2.0 Prancis. pada 2007. Pada balapan kedua, Jules Bianchi naik podium di posisi ketiga, membuatnya total 172 poin dalam formula Prancis Renault 2.0. pada tahun 2007.

4 Oktober 2008

Muncul di negara mereka sendiri dan menjadi juara, tentu sangat bangga. Jules Bianchi menempatkan posisi terdepan dan memenangkan balapan Formula 3 Euro Series pertama yang terjadi di Sirkuit Bugatti, Le Mans. Ini juga kemenangan pertama Jules Bianchi dalam debutnya setelah Seri Euro Seri 3.

24 Oktober 2009

Jules Bianchi terkesan pada balapan Formula 3 Euro Series yang berlangsung di Hockenheimring Circuit. Jules Bianchi mencapai posisi terdepan, lap tercepat dan juga memenangkan balapan pertama. Jules Bianchi juga berhasil menjadi juara umum Seri 3 Euro Series pada tahun 2009 dengan mengumpulkan total 114 poin.

1-2 Desember 2009

Keberhasilan menjadi juara umum Seri Euro Seri 3 memberi Jules Bianchi kesempatan untuk menjadi pembalap penguji tim Ferrari Formula 1. Jules Biachi akhirnya menjadi rekrutan Ferrari Driver Academy pertama.

11 November 2010

Hari yang menyenangkan bagi Jules Bianchi, karena Ferrari mengumumkan dirinya pada tahun 2011 sebagai pembalap dan pembalap Ferrari.

9 Juli 2011

Jules Bianchi memenangkan kemenangan pertama balapan Seri GP2, yang terjadi di balapan 1 Sirkuit Silverstone. Sebelumnya, Jules Bianchi berhasil memenangkan posisi pole.

30 September 2012

Jules Bianchi kembali meraih kemenangan di negaranya, Perancis. Jules memenangkan balapan 2 di Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet. Ini adalah kemenangan ketiganya dalam seri Formula Renault 3.5. Jules Bianchi akhirnya selesai di tempat kedua di peringkat akhir Formula Renault 3.5 Series 2012 dengan mengumpulkan total 185 poin.

17 Maret 2013

Jules Bianchi memulai debutnya di acara jet Formula Satu di Sirkuit Albert Park, Melbourne. Jules Bianchi, yang mengendarai mobil Marussia-Cosworth, mulai dari posisi ke-19 setelah 1 menit waktu 48.147 detik di kualifikasi. Jules akhirnya selesai di posisi 15 dan menarik lap di belakang juara Kimi Raikkonen.

25 Mei 2014

Hari yang sangat bahagia bagi Jules Bianchi di sirkuit Monako. Dari posisi 21, Jules Bianchi berhasil finis di posisi kesembilan sambil mendapatkan 2 poin. Ini adalah poin pertama Jules di Formula 1. Dan juga satu-satunya poin yang pernah diterima tim Marussia, karena tim tersebut dijual oleh pemiliknya pada akhir 2014 dan namanya diganti menjadi tim Manor. Keberhasilan Jules Bianchi memenangkan poin ini pada saat yang sama dengan keberhasilan kakak kakeknya Lucien Bianchi, yang memenangkan poin pada tahun 1968 di sirkuit Monaco di Formula 1. Pada saat itu Lucien Bianchi berhasil memenangkan tempat ketiga dengan Cooper-BRM – mobil.

5 Oktober 2014

Jules Bianchi mulai dari posisi ke-18 di Sirkuir Suzuka, yang juga menjadi seri ke-15 Formula 1 pada tahun 2014. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sirkuit membanjiri, sehingga balapan dihentikan di babak kedua. Setelah berhenti 20 menit dengan 20 balapan dilanjutkan. Di babak 40, mobil Adrian Suttil mengalami kecelakaan di tikungan 7, jadi petugas balapan menarik sebuah truk derek untuk mengangkat mobil Suttil.

Di tengah hujan lebat di awal putaran ke-43, tiba-tiba ada mobil balap lain dengan kecepatan yang mengalahkan traktor derek yang mengangkat mobil Suttil. Setelah beberapa saat diketahui bahwa mobil balap dikendarai oleh Jules Bianchi. Mobil Marussia bertabrakan dengan truk derek dengan kecepatan 212 km. Pejabat wilayah segera membawa Jules Bianchi ke rumah sakit. Balapan di Sirkuit Suzuka juga terhenti ketika mereka memasuki lap ke-46.

17 Juli 2015

Setelah koma selama sembilan bulan karena gegar otak yang dideritanya akibat tabrakan di sirkuit Suzuka, Jules Bianchi meninggal. Berita kematian Jules Bianchi tiba-tiba membuat pembalap Formula 1 lain, sama seperti para penggemar. Jules Bianchi menjadi pembalap pertama yang tewas dalam kecelakaan di balapan Formula 1 setelah Ayrton mengalami Senna pada tahun 1994.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *